Selasa, 30 September 2014

Kegiatan Harian



Senin
Senin pagi aku upacara di sekolah, hampir saja terlambat.  Kalau terlambat maka tidak boleh masuk, pintu gerbang dikunci penjaga sekolah.
Setelah upacara kami menuju ke ruang kelas masing-masing, pelajaran pertama Kelas IV adalah olahraga.  Olahraga di Sport Centre.
Sesudah olehraga kami belahar seperti biasa.

Selasa
Pada hari Selasa kami belajar di sekolah seperti biasa.  Pelajaran yang sangat menarik adalah tentang hemat energi.
Kita harus menghemat penggunaan energi listrik dan gas.

Rabu
Pagi-pagi aku sudah sampai di sekolah.  Setiap hari Rabu kami menggunakan baju kotak-kotak warna kuning.  Celana juga berwarna kuning kotak-kotak.
Setiap hari Rabu ada Pelajaran Bahasa Inggeris.  Aku sangat senang belajar bahasa Inggeris karena merupakan bahasa dunia.

Kamis
Hari Kamis kami belajar Agama Islam.  Nama guru Agama Islam kami adalah Bu Atun.  Ibu Atun adalah saudara Fahri, teman akrabku yang pindah ke Jakarta.

Jum’at
Pada hari Jum’at aku hanya sebentar di sekolah.  Pukul 10 siang aku sudah pulang.  Bapakku menjemputnya kesiangan sehingga aku bermain-main dulu dengan teman-teman.
Jam 11 siang aku dijemput pulang untuk mempersiapkan diri sholat Jum’at.

Sabtu
Pada hari Sabtu aku dan teman-teman berolahraga di sekolah.  Dari kelas I sampai kelas VI semuanya berolahraga.  Setelah berolahraga terasa capek dan haus.
Setelah istirahat kami belajar di kelas, menggambar.  Aku merasa sangat senang bisa bersekolah disini, SDN Margadadi VI.

Bermain Permainan Tradisional



Suatu hari aku dan teman-teman keluar rumah untuk bermainn permainan tradisional bersama-sama.  Aku berpikir untuk bermain apa, teman-teman berpikir untuk bermain benteng-benteng.  Akupun setuju dengan pikran teman-teman.

Aku memulai permainan ini, dan aku bermain-main dengan sungguh-sungguh dan regu lain pun menang.  Aku memulai permainan ini lagi dan akui bersungguh-sungguh supaya menang.

Akupun menang menjadi 1-1.  Aku dan teman-teman merasa haus.  Aku dan teman-teman minum sebentar dan melanjutkan permainan selama 1 jam.  

Aku baru sadar sudah jam 6 sore, akupun disuruh pulang, teman-teman juga.  Akupun dijewer oleh Ibu dan akupun jadi ditertawai teman-teman.  Akupun malu karena perbuatanku.

Jatuh dari Ayunan



Pada hari minggu aku pergi ke halaman rumah untuk bermain ayunan bersama Udin dan Raihan.  Pertama yang bermain adalah Udin, selama 10 menit.  Dan yang kedua adalah Raihan selama 12 menit. 

Aku ingin Undin bermain lagi, dan Udin tidak menolak dan bermain lagi selama 10 menit.  Sesudah Udin bermain ayunan aku menyuruh Raihan bermain lagi dan Raihan juga tidak menolak.  Raihan bermain ayunan selama 11 menit.

Sesudah itu giliranku.  Aku melaju dengan kencang.  Udin dan Raihan berkata, “Jangan kencang-kencang, nanti jatuh!”

Aku tidak mendengar kata-kata Udin dan Raihan.  Aku malah melepaskan tangan.  Aku pun terlempar dan menabrak tiang ayunan.  Kepalaku berdarah.  Udin dan Raihan membawaku ke Ibuku.  

Udin dan Raihan menceritakan apa kejadiannya dan Ibuku membawaku ke rumahsakit.  Sampai pulang dari rumahsakit aku baru sadar kalau kepalaku diperban.

Udin dan Raihan telah membantuku dan aku berterimakasih kepada mereka berdua.

Profilku





Namaku Bimasena Yudhaprawira.  Teman-teman memanggiku Bima.  Ada juga yang memanggilku Sena.

Aku lahir di Indramayu, umurku 8 tahun, sekarang duduk di Kelas IV SDN Margadadi VI Indramayu.  Sekolahku terletak di samping Pendopo Bupati Indramayu.

Selain sekolah di SD, aku belajar Bahasa Inggeris pada Ms Ning.  Les Bahasa Inggeris setiap hari Senin dan Selasa, dari pulang sekolah sampai jam 16.00.  kadang-kadang sampai jam 5 sore.

Selain itu aku belajar mengaji di Rumah Tahfidz Pekandangan.  Sekarang sudah bisa membaca Al-Qur’an dan hafal surat-surat pendek Juz ‘Amma.

Kalau sudah besar, aku ingin jadi petugas Pemadam Kebakaran.